Minggu, 02 Desember 2012

Kecerdasan Buatan

Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) merupakan cabang ilmu komputer yang khusus ditujukan untuk membuat perangkat lunak dan perangkat keras yang sepenuhnya bisa menirukan beberapa fungsi otak manusia. Hal Ini biasanya dilakukan dengan mengikuti/mencontoh karakteristik dan analogi berpikir dari kecerdasan/Inteligensia manusia, dan menerapkannya sebagai algoritma yang dikenal oleh komputer. Dengan suatu pendekatan yang kurang lebih fleksibel dan efisien dapat diambil tergantung dari keperluan, yang mempengaruhi bagaimana wujud dari perilaku kecerdasan buatan. AI biasanya dihubungkan dengan Ilmu Komputer, akan tetapi juga terkait erat dengan bidang lain seperti Matematika, Psikologi, Pengamatan, Biologi, Filosofi, dan yang lainnya. Kemampuan untuk mengkombinasikan pengetahuan dari semua  bidang ini pada akhirnya akan bermanfaat bagi kemajuan dalam upaya menciptakan suatu kecerdasan buatan.


Stuart Russel dan Peter Norvig mendefinisikan kecerdasan buatan sebagai :
  •  Thinking humanly
  •  Acting humanly
  •  Thinking rationally
  •  Acting rationally


Sifat Kecerdasan buatan :
  •  Logika
  •  Reasoning -> berfikir secara rasional (menggunakan nalar)
  •  Learning -> pembelajaran


Konsep dan definisi dalam kecerdasan buatan :
  •  Turing test
  •  Pemrosesan simbolik
  •  Heuristic
  •  Penarikan kesimpulan (inferencing)
  •  Pencocokan pola (pattern matching)




Bidang ilmu dalam kecerdasan buatan :
  • Sistem pakar (Expert system)
  • Pengolahan bahasa alami (Natural Language Processing)
  • Pengenalan ucapan (Speech Recognation
  • Robotika dan sistem sensor
  • Computer vision
  • Intelligent computer-aided instruction
  • Game playing
  • Logika fuzzy
  • Neural network (Jaringan saraf tiruan)
  • Algoritma genetik


referensi : http://rehulina.wordpress.com/2009/08/05/pengertian-kecerdasan-buatan/
               http://www.foxitsoftware.com



1 komentar: